v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
p\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
v\:textbox {display:none;}

 

                     Berdasarkan frekuensi penggunaanya, arsip dibedakan menjadi 4 macam, yaitu arsip dinamis, arsip statis,arsip aktif dan arsip inaktif.

1.Arsip dinamis.
Adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan
 organisasi/perkantoran sehari-hari. Arsip dinamis dibagi lagi kedalam 3 macam, yaitu:
>Arsip aktif, ialah arsip yang masih sering digunakan bagi kelangsungan kerja;
>Arsip semi aktif, yaitu arsip yang frekuensi penggunaannya sudah mulai menurun;
>Arsip inaktif, adalah arsip yang jarang sekali dipergunakan dalam proses pekerjaan sehari-hari.
2.Arsip statis.
 Adalah arsip yang sudah tidak dipergunakan secara langsung dalam kegiatan perkantoran sehari-hari namun tetap harus dikelola/disimpan berdasarkan pertimbangan nilai guna yang terkandung di dalamnya.
3. Arsip Aktif
  Yaitu arsip yang secara langsung masih digunakan dalam
proseskegiatan kerja. Arsip ini disimpan di unit pengolah, karena
sewaktu-waktu diperlukan sebagai bahan informasi harus dikeluarkan dari
tempat penyimpanan. Jadi dalam jangka waktu tertentu arsip ini sering
 keluar masuk tempat penyimpanan.
   4. Arsip Inaktif
Yaitu arsip yang penggunaannya tidak langsung sebagai
bahan informasi. Arsip ini disimpan di unit kearsipan dan jarang
  dikeluarkan dari tempat penyimpanannya, bahkan tidak pernah keluar
dari tempat penyimpanan dalam waktu lama. Jadi arsip inaktif hanya
kadang-kadang saja diperlukan dalam proses penyelenggaraan
  kegiatan.

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
p\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
v\:textbox {display:none;}